Dewiku.com - Kamu mungkin pernah menerima pujian dari seseorang, tetapi akhirnya sadar bahwa apa yang diucapkan padamu sebenarnya adalah sindiran bernada kritik. Hal seperti itu bisa menjadi salah satu bentuk backhanded compliment.
Apa itu backhanded compliment? Melansir dari very well mind, backhanded compliment merupakan pujian atau pernyataan positif tapi sebenarnya mengandung penghinaan dan kritik halus. Pujian yang dilontarkan ternyata tidak tulus, bahkan seringkali mengandung ejekan.
Seseorang mungkin pernah berkata padamu, "Kamu cantik. Kalau langsing, pasti kamu kelihatan lebih cantik."
Kalimat tersebut terkesan positif. Namun, sebenarnya secara tidak langsung orang tersebut justru mengucapkan hal yang sebaliknya. Dia berpikir bahwa lawan bicaranya tidak cantik karena tidak langsing.
Mengapa seseorang melontarkan backhanded compliment? Berdasarkan penelitian dari Harvard Business School, dijelaskan bahwa mereka yang sering melakukan backhanded compliment adalah orang-orang yang punya rasa cemburu, merasa tersaingi, atau bersikap agresif terhadap orang-orang yang dikritik.
Orang-orang itu mungkin diam-diam merasa insecure. Hal itu membuat mereka seolah perlu merendahkan orang lain supaya merasa lebih baik dari orang yang dikritik.
Bagaimana cara menanggapi backhanded compliment? Saat kamu mendapatkan backhanded compliment, ada beberapa hal dilakukan untuk menanggapinya.
Pertama, fokus pada hal positif yang disampaikan dan abaikan sisi negatifnya. Selain itu, alih-alih menanggapi serius, anggaplah saja itu cuma bercanda.
Walau tak mudah, melontarkan semacam jokes untuk membalas backhanded compliment adalah cara ampuh. Kalau tak memungkinkan, ganti saja topiknya obrolannya.
Mendengar kalimat kritik berkedok pujian memang menyebalkan. Walau begitu, ketimbang makan hati, ada baiknya kamu berlatih agar bisa bersikap lebih santai saat sewaktu-waktu menghadapi backhanded compliment.
Baca Juga
-
Apa Itu Open Relationship? Ternyata Ini Kelebihan dan Kekurangannya
-
Apa Itu Private Relationship? Ternyata Ini 3 Manfaatnya
-
Apa Itu Body Count? Ternyata Maknanya Bisa Berbeda-beda
-
Apa Itu Twin Flame dalam Hubungan Asmara? Ini 4 Tanda Kamu Sudah Menemukannya
-
Apa Itu Hoarding Disorder? Kebiasaan Menimbun Sampah yang Bikin Orang Lain Ikut Resah
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?