Dewiku.com - Beberapa tahun terakhir, industri skincare mengalami lonjakan penjualan yang luar biasa mulai dari serum, essence, hingga tren 10 step skincare routine.
Hal tersebut terjadi karena banyak perempuan saat ini yang semakin fokus pada perawatan kulit demi mencapai tampilan glowing yang dianggap ideal.
Berdasarkan laporan dari Euromonitor International, Industri kecantikan dan perawatan diri di Indonesia pada tahun 2022 diperkirakan mendapatkan pendapatan yang mencapai lebih dari Rp111 triliun.
Tingginya jumlah pendapatan ini didukung juga dengan adanya media sosial yang memudahkan penyebaran tren kepada penggunanya.
Salah satunya adalah tren kecantikan dari Korea Selatan yang berhasil memengaruhi pengguna media sosial di Indonesia yaitu Glass Skin yang mengutamakan kulit cerah dan halus tanpa tekstur.
Media Sosial dan Tekanan Standar Kecantikan
Media sosial kini telah menjadi faktor utama dalam membentuk standar kecantikan baru.
Sebuah laporan dari Insight Factory by SOCO menunjukkan bahwa sebanyak 77% konsumen di Indonesia membaca ulasan sebelum membeli produk kecantikan dan sebanyak 27% perempuan mengandalkan rekomendasi influencer dalam memilih produk skincare.
Tren seperti #GlassSkin, #NoMakeupMakeup, dan berbagai challenge before-after di media sosial berhasil memengaruhi perempuan untuk tampil dengan sempurna.
Baca Juga
-
Mengapa Banyak Perempuan Mengalami Penurunan Aktivitas Sosial saat Memasuki Usia 40-an?
-
Fear Of Success: Ketika Puncak Karier Jadi Momok Menakutkan
-
Minggu Ceria Dewiku Bersama Komunitas TBM Kolong Ciputat: Bermain hingga Buka Bersama
-
Menjadi Wave Maker: Ketika Perempuan Berani Mengubah Dunia
-
Karakter IU di When Life Gives You Tangerine yang jadi Refleksi Perjuangan Perempuan Masa Kini
-
Diskon, Cashback hingga Midnight Sale! Bazaar Ini Hadirkan Promo Lebaran Meriah
Perempuan dalam hal ini semakin terdorong untuk terus mencoba produk baru demi mendapatkan kondisi kulit yang sempurna tanpa noda.
Banyaknya influencer yang membagikan rutinitas perawatan kulit yang panjang dan kompleks, membuat banyak perempuan merasa bahwa semakin banyak produk yang digunakan, semakin baik pula hasilnya.
Padahal sebaliknya, hal ini justru dapat menyebabkan kecemasan berlebihan terhadap kondisi kulit.
Skincare Overload dan Dampaknya
Skincare overload mengacu pada penggunaan produk perawatan kulit yang berlebihan di mana seseorang membeli dan menggunakan berbagai produk perawatan kulit tanpa memahami kebutuhan spesifik kulit sendiri.
Fenomena ini semakin marak didukung dengan munculnya tren layering produk skincare di mana pengguna skincare bisa menggunakan hingga 10 produk dalam satu waktu.
Menggunakan 10 produk skincare dalam satu waktu dapat berdampak negatif bagi penggunanya. Skincare overload dapat menyebabkan kondisi skin barrier menjadi rusak dan wajah menjadi breakout karena ketidakseimbangan kulit.
Lebih spesifik, Halodoc telah menjelaskan dampak buruk dari penggunaan produk skincare pada kesehatan kulit. Beberapa efek samping yang dapat muncul seperti:
- Kulit kering dan dehidrasi, pemakaian terlalu banyak produk dengan bahan aktif seperti retinol atau AHA/BHA dapat menghilangkan minyak alami kulit dan menyebabkan kekeringan berlebihan.
- Peradangan dan iritasi, kombinasi berbagai bahan kimia tanpa memahami reaksi yang ditimbulkan dapat menyebabkan kulit menjadi merah, sensitif, dan iritasi.
- Pori-pori tersumbat dan jerawat, penggunaan berlapis-lapis produk yang tidak sesuai dapat menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat atau komedo.
- Ketidakseimbangan skin barrier, overuse produk skincare dapat merusak lapisan pelindung alami kulit, sehingga membuatnya lebih rentan terhadap polusi dan bakteri penyebab masalah kulit.
Penulis: Sifra Kezia
Terkini
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?
- Shabu dan Grill Halal dalam Satu Meja, Pengalaman Makan Hangat untuk Keluarga
- FolagoPro Debut sebagai Promotor Konser, Hadirkan An Evening with Brian McKnight di Jakarta
- Minum Kopi Bisa Bikin Perempuan Terlihat Lebih Awet Muda? Ini Faktanya
- Kenapa Banyak Perempuan Memilih Pria Lebih Dewasa? Ternyata Bukan Cuma Soal Umur
- Bumbu Masak Sachet Kini Masuk Festival Musik, Strategi Unik Dekati Generasi Muda
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian