Dewiku.com - Di dunia percintaan era digital, banyak istilah baru yang bikin kita penasaran, salah satunya love smattering. Kalau terdengar mirip dengan love bombing, wajar—karena bedanya tipis banget, tapi efeknya bisa beda jauh.
Love smattering itu kayak kasih sayang versi “mini tapi konsisten”. Jadi, perhatian yang mereka kasih nggak lebay seperti love bombing yang langsung banjir perhatian di awal, tapi tetap bikin kita merasa diperhatikan. Meski terdengar manis, pola ini bisa bikin bingung karena kita nggak pernah tahu, perhatian mereka tulus apa cuma strategi mendekat.
Psikolog bilang, pola love smattering sering bikin kita ragu sama diri sendiri. Kalau pasangan narsis biasanya terlihat buruk terus terang, love smattering malah bikin mereka terlihat manis dan manja—padahal itu bisa menutupi sisi manipulatif mereka. Tricky banget, kan?
Beberapa tanda love smattering yang bisa kamu perhatiin:
1. Pujian tanpa konteks
“Senyummu manis” terdengar manis, tapi nggak ada alasan jelas kenapa mereka bilang itu. Setelah itu, komentar pedas bisa muncul tiba-tiba.
2. Sentimen idealis dan egois
Mereka cenderung menempatkan diri di atas segalanya, bikin hubungan terasa nggak realistis dan berat dijalani.
3. Manipulasi emosi
Kamu jadi sering merasa harus ikuti keinginan mereka supaya hubungan tetap aman, bikin cinta terasa nggak murni.
Baca Juga
-
Fenomena Quiet Covering, Kemampuan Baru Gen Z untuk Menutup Kepribadiannya di Kantor
-
Sering Baper Sama Teman Mabar? Hati-Hati, Itu Bukan Cinta, tapi Cuma 'Laper' Perhatian
-
Masih Belum Ada Kemajuan: Deretan Derita Rakyat Akibat Pemerintah Pasca Aksi Demo
-
Viral di TikTok: Red Nails Theory, Katanya Bikin Cowok Auto Notice!
-
5 Rahasia Kecantikan Lisa BLACKPINK yang Bisa Kamu Coba Biar Aura Makin On!
-
Albania Resmi Mengangkat Menteri Antikorupsi Pertama dengan Berbasis AI: Temuan atau Masalah Baru?
4. Komentar menyakitkan di momen sensitif
Kalau kamu lagi down, mereka bisa tetap melontarkan kata yang menyakiti, bikin hati campur aduk.
5. Perilaku nggak konsisten
Mereka bisa tiba-tiba bijaksana setelah berdebat, tapi nggak selalu tulus berubah. Hubungan jadi gampang kena drama karena kamu yang “mengatur” kapan mereka baik.
Intinya, love smattering itu manis tapi bisa bikin galau. Kuncinya, tetap percaya intuisi kamu, dan jangan takut menetapkan batas supaya cinta tetap sehat dan nggak bikin bingung.
(Himayatul Azizah)
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?