Senin, 29 November 2021
Rima Sekarani Imamun Nissa : Selasa, 14 September 2021 | 19:30 WIB

Dewiku.com - Teman toksik bisa ditemui di mana saja, baik kampus, lingkungan rumah, maupun tempat kerja. Teman seperti itu kerap bikin sakit hati. Mereka mengaku teman, tapi tapi perilakunya kadang tidak seperti teman pada umumnya.

Teman yang positif pastinya akan berdampak baik untuk kesehatan mental Anda. Namun, teman toksik sebaliknya. Mereka justru bisa membawa dampak negatif bagi kesehatan mental.

Dikutip dari buku karya Tony Ibrahim berjudul Book Of Toxic Relationship, teman toksik dikatakan tak pernah mendukung potensimu, selain mengucapkan kata-kata yang bikin sakit hati.

"Saat mereka menghadapi masalah, mereka akan meminta waktu Anda berjam-jam. Dia butuh Anda. Namun saat sebaliknya terjadi, mereka tidak ada waktu untuk membantu Anda," ungkap dia.

Ilustrasi teman (Pexels/Zen Chung)

Selain kata-katanya yang bikin sakit hati, teman toksik juga sering mengingkari janji, baik janji pertemuan atau janji rencana yang sudah dibuat bersama.

Teman seperti ini juga bisa membicarakan rahasiamu di depan teman-temannya. Oleh karenanya, Tony menyarankan jangan membicarakan tentang diri sendiri di depan teman seperti ini.

"Anda tak perlu membicarakan diri sendiri, karena dia akan merusak pernyataan Anda. Dia dapat menghina Anda di depan umum atau secara pribadi," tutur Tony.

"Anda tak boleh menanggung teman yang beracun karena dia cuma membawa perilaku negatif ke dalam hidup Anda. Lebih baik Anda memutuskan persahabatan semacam itu," lanjut dia.

Dengan menghindari dan memutuskan pertemanan toksik, ini akan menyelamatkan kesehatan mentalmu. Kalau tidak dilakukan dari sekarang, mereka akan terus menghancurkan mentalmu.

"Anda mesti menerima diri sendiri apa adanya. Anda perlu mencintai diri apa adanya. Namun, teman toksik akan membuat Anda letih, sakit hati, dan kecewa," ucap dia. (*Aflaha Rizal Bahtiar)

BACA SELANJUTNYA

Pacar Cemburu, Pria Ini Merasa Tak Bersalah Liburan dengan Wanita Lain