Dewiku.com - Jadi korban selingkuh itu memang menyakitkan, Girls! Apalagi sebelum ketahuan selingkuh, dia ngaku cinta mati sama kamu. Kita jadi merasa bodoh dan malu banget karena bisa dibohongin telak sama dia.
Sebenarnya, apa sih alasan orang yang ngaku cinta mati tapi tetap selingkuh? Biar nggak penasaran, simak beberapa poin di bawah ini.
Merasa tertantang
Ada beberapa orang yang merasa tertantang adrenalinnya kala berselingkuh. Dia merasa sangat tertantang dan menikmati sensasi berdebar kala menyembunyikan hubungannya.
Jadi sebenarnya orang jenis ini hanya selingkuh untuk membayar rasa penasaran mereka, bukan karena cinta dengan selingkuhannya.
Sayangnya, rasa berdebar dan sensasi main kucing-kucingan ini bikin orang ketergantungan dan cenderung mengulanginya lain waktu.
Pengalaman masa kecil
Buat kamu yang melalui masa kecil dengan bahagia, mungkin nggak bakal paham apa kaitannya masa kecil dengan kebiasaan selingkuh.
DewiKu bantu jelasin, ya. Jadi ketika seseorang memiliki masa kecil yang kurang menyenangkan, itu akan menumbuhkan rasa insecure dalam diri mereka.
Berawal dari rasa insecure itu, seseorang akan merasa kurang pantas untuk dicintai dan menghindari kedekatan yang intim dengan pasangannya sendiri. Gitu, Girls!
Baca Juga
Masalah kepribadian
Tahu nggak, ternyata orang yang narsis itu punya kecenderungan untuk selingkuh, lho! Yup, ini terjadi karena mereka memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan jarang mengkhawatirkan hal-hal yang terkait dengan hubungannya.
Mereka merasa memiliki standar tinggi sehingga nggak perlu khawatir kehilangan satu orang dalam hidupnya. Ibaratnya, mati satu tumbuh seribu.
Karena merasa mampu
Yup, mirip dengan kasus orang narsis yang selingkuh karena kepedean, orang yang merasa mampu juga bisa melakukan hal sama. Mereka merasa percaya diri karena memiliki modal untuk selingkuh, misalnya wajah yang tampan, uang yang banyak atau kepribadian yang menyenangkan.
Dengan modal seperti itu, meskipun mereka sudah memiliki pasangan dan ngaku cinta mati, tetap saja ada celah untuk nyeleweng.
Apapun alasannya, itu tetap tidak dibenarkan jadi alasan untuk selingkuh, ya.
Tag
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?