Dewiku.com - Ditinggal oleh orang tersayang tentu menjadi fase tersulit dalam hidup. Apalagi jika ditinggal secara mendadak tanpa tanda apapun. Tidak ada yang mudah bagi ketika tiba-tiba jadi orang berduka.
Mereka yang sedang diselimuti kesedihan butuh banyak dorongan, semangat, dan motivasi untuk mengurangi kesedihannya. Hanya saja dilansir dari Health, sebaiknya hindari beberapa kalimat ini. Jangan ucapkan kalimat itu kepada orang yang sedang berduka.
1. ''Dia sudah berada di tempat yang lebih baik''
Menurut psikolog yang berbasis di Chicago, Amerika serikat, Elizabeth Lombardo, sebaiknya jangan katakan itu pada orang yang ditinggalkan lebih dulu. Biarkan kalimat itu keluar sendiri darinya.
Sebab beberapa dari mereka bisa jadi tidak siap untuk menerima hal itu. Apa yang mereka inginkan mungkin hanyalah orang yang mereka kasihi berada di samping mereka sekarang, bukan di 'tempat yang lebih baik'.
2. ''Lama-lama kamu akan terbiasa''
Ucapan ini memang dimaksudkan untuk menyemangati, tapi untuk saat ini, pikiran mereka mungkin masih akan dipenuhi oleh kepergian orang terkasih. Pada saat seperti ini, kondisi emosi masih mentah. Seseorang yang berduka mungkin malah jadi cukup sakit mendengarnya.
3. ''Saya mengerti apa yang kamu rasakan''
Meski kamu pernah mengalami hal serupa, jangan lantas merasa benar-benar mengetahui persis apa yang ia rasakan. Setiap orang punya cara berduka yang berbeda-beda.
Respon kamu dan ia lakukan saat ditinggal orang terkasih mungkin tidak sama. Penting juga untuk tidak membandingkan kesedihan yang pernah kamu alami sebelumnya.
Baca Juga
4. "Apa yang bisa kubantu?"
Menawarkan bantuan pada seseorang yang berduka mungkin bisa melegakan mereka, tapi kemungkinan besar mereka hanya akan menggelengkan kepala tanda sebagai tidak membutuhkan apapun.
Daripada harus bertanya dan mendapat jawaban yang tidak pasti, lebih baik lakukan apapun yang kamu bisa. Entah itu menemaninya sepanjang hari atau membantu di hari pemakaman.
Itulah beberapa kalimat yang sebaiknya tidak kamu ucapkan kepada orang berduka. Mari belajar tidak hanya mengungkapkan simpati, tetapi juga berempati.
Tag
Terkini
- Saat AI Ikut Campur Urusan Cinta Gen Z: Banyak Match, Tapi Hati Kok Tetap Sepi?
- Effortless Look untuk Perempuan Aktif, Cantik Tanpa Ribet Seharian
- Palet Global, Jiwa Lokal: Tren Warna 2026 yang Dekat dengan Gen Z
- Liburan Akhir Tahun Anti Ribet: Rumah Bisa Jadi Destinasi Paling Cozy
- Intim dan Membumi, Gender Reveal Alyssa Daguise dan Al Ghazali Tampil Serasi dalam Earth Tone
- Zero Post: Saat Gen Z Memilih Feed Kosong Demi Hidup Lebih Santai
- Nussa Kembali dengan Cerita Hangat, Tontonan Keluarga yang Mengajarkan Arti Janji
- Rahasia di Balik Micellar Water: Solusi Praktis Membersihkan Makeup Sehari-Hari
- Hangatkan Musim Liburan dengan Festive Charity Trunk Show: Mode, Budaya, dan Semangat Berbagi
- Niat Hidup Hemat, Tapi Tiap Minggu Tetap Checkout: Kenapa Perempuan Susah Lepas dari Jajan Kecil?