Dewiku.com - Menangis merupakan respons alami manusia terhadap berbagai emosi, termasuk kesedihan kegembiraan dan frustasi. Namun, tahukah kamu bahwa menangis juga dapat membakar kalori?
Secara fisiologis, menangis membantu melepaskan hormon stres dan racun dari tubuh, yang dapat meningkatkan suasana hati dan memberikan efek menenangkan.
Maka tak heran saat kamu menagis, kamu akan merasa lebih tenang secara emosional dan fisik. Karena menangis bukan hanya respons emosional, tetapi juga mekanisme alami tubuh untuk mengembalikan keseimbangan dan ketenangan.
Menurut Dr. Aaron Neufeld dari Los Altos Optometric Group, dilansir dari socialnewsdaily.com, ada tiga jenis air mata yang dihasilkan oleh tubuh manusia.
Pertama adalah basal tears, air mata yang berfungsi untuk melumasi dan melindungi mata dari kekeringan. Kemudian ada reflex tears, air mata yang keluar sebagai respons terhadap iritasi, seperti saat mengiris bawang atau terkena debu. Dan terakhir, psychic tears, yaitu air mata yang dihasilkan akibat emosi, seperti kesedihan, kebahagiaan, atau stres.
Nah, psychic tears inilah yang paling berkaitan dengan penurunan berat badan. Saat seseorang menangis karena emosi, tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol.
Kortisol memiliki berbagai fungsi dalam tubuh, termasuk mengatur metabolisme, mengontrol kadar gula darah, dan mengurangi peradangan.
Namun, kelebihan kortisol sering dikaitkan dengan peningkatan berat badan, terutama karena hormon ini dapat memicu keinginan makan berlebihan (food cravings).
Nah, yang menarik, seperti dilansir dari Healthline, menangis diperkirakan membakar jumlah kalori yang kira-kira sama dengan tertawa, yakni 1,3 kalori per menit. Itu berarti jika seseorang menangis selama 20 menit, ia hanya membakar sekitar 26 kalori saja.
Baca Juga
-
Mengenal Empty Nest Syndrome, Babak Baru Kehidupan Orang Tua Ketika Anak Semakin Besar
-
Stop Overthinking! Yuk, Ubah Khawatirmu dengan Afirmasi Positif!
-
Di Balik Januari yang Panjang: Fenomena Psikologis atau Sekadar Perasaan?
-
RUU PPRT: Lebih dari Dua Dekade, Masih Menjadi Jargon Politik Tanpa Aksi Nyata
-
Satine, Perjalanan Memahami Rasa Kesepian Lewat Karya Terbaru Ika Natassa
Data di atas menunjukkan bahwa meski menangis memang benar dapat membakar kalori, jumlahnya sangat kecil dan tidak cukup signifikan untuk menurunkan berat badan. Jadi, kalau kamu mau menurunkan berat badan, kamu perlu menangis selama berjam-jam, yang tentunya tidak sehat dan tidak disarankan.
Tapi, ada teori lain yang mungkin bisa menjawab pertanyaan apakah menangis bisa bikin kurus. Seperti kita tahu, menangis juga dapat mengakibatkan kesedihan atau depresi yang berkaitan dengan hilangnya nafsu makan. Nah, kehilangan nafsu makan ini, jika berlangsung dalam jangka panjang, memang dapat menyebabkan penurunan berat badan.
Hanya saja perlu kamu ingat, kehilangan nafsu makan yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan kekurangan nutrisi, melemahnya sistem imun, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.
Jadi, meskipun menangis bisa memberikan manfaat emosional dan sedikit membakar kalori, itu bukan solusi yang efektif untuk menurunkan berat badan, ya. Lebih baik fokus pada perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.
(Humaira Ratu)
Terkini
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet
- 5 Smartwatch Terbaik yang Stylish dan Ramah di Kantong!
- Anti Ribet, Ini Solusi Mempersiapkan Buka Puasa dan Sahur yang Sat Set
- Sebelum Nonton Singles Inferno, Cewek Single Wajib Baca Ini: Ekspektasi vs Realita Dunia Dating
- Kelihatan Kuat, Padahal Udah Capek Banget: 5 Tanda Mental Kamu Lagi Lelah
- Mengapa Generasi Z Tak Lagi Menjadikan Pernikahan Sebagai Prioritas?