Dewiku.com - Physical touch adalah salah satu dari lima love language yang dikonsepkan oleh Dr. Gary Chapman. Bahasa cinta ini menekankan pentingnya sentuhan fisik sebagai bentuk ekspresi kasih sayang dan keterikatan emosional dalam hubungan.
Banyak orang yang memiliki physical touch sebagai love language merasa lebih dicintai dan dihargai melalui gestur fisik seperti berpegangan tangan, pelukan, atau sekadar sentuhan lembut di bahu.
Mengapa Sentuhan Penting dalam Hubungan?
Sentuhan memiliki peran penting dalam membangun dan memelihara keintiman dalam hubungan. Sentuhan dapat meningkatkan produksi hormon oksitosin, yang dikenal sebagai "hormon cinta". Oksitosin dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan rasa percaya, dan memperkuat ikatan emosional antar pasangan.
Namun sayangnya, physical touch sering disalahartikan menjadi stigma negatif dalam hubungan. Love language ini masih sering dikaitkan dengan hasrat seksual. Padahal, sentuhan fisik dalam konteks ini lebih berfokus pada kenyamanan emosional dan keintiman non-seksual yang memperkuat hubungan.
Pelukan hangat, menepuk punggung sebagai bentuk dukungan, atau bahkan duduk berdekatan dapat memberikan perasaan aman dan dicintai tanpa adanya konotasi seksual.
Karena sering disalahpahami, orang yang memiliki love language ini kerap dicap negatif atau bahkan dianggap memiliki niat yang tidak baik. Padahal, seseorang dengan love language physical touch tidak bermaksud berbuat mesum.
Mereka memahami bahwa menyatakan cinta tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui sentuhan yang penuh perhatian dan ketulusan.
Manfaat Ilmiah dari Physical Touch
Baca Juga
-
Skin Positivity, Merawat Kulit Tanpa Harus Terbebani Standar Kecantikan di Media Sosial
-
Menjadi Kaluna di Home Sweet Loan: Perempuan, Anak Bungsu, dan Tulang Punggung Keluarga yang Tak Punya Pilihan
-
Tabrakan Maut di Langit Washington dan Respon Trump yang Lagi-lagi Salahkan Kebijakan Inklusif
-
Perempuan Marjinal Rentan Finansial: Literasi Rendah dan Akses Terbatas Jadi Penyebab
-
Mengenal Empty Nest Syndrome, Babak Baru Kehidupan Orang Tua Ketika Anak Semakin Besar
-
Mengabaikan Perbedaan Usia: Mengapa Persahabatan Lintas Generasi Semakin Populer?
Manfaat dari physical touch juga telah dibuktikan secara ilmiah. Sentuhan fisik yang penuh kasih dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi stres, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Hal ini menunjukkan bahwa efek dari physical touch jauh lebih luas dibandingkan hanya sekadar aspek romantis atau seksual. Sentuhan dalam bentuk sederhana bisa menjadi cara yang efektif untuk menunjukkan kasih sayang dan membangun ikatan emosional yang lebih dalam.
Jadi, bagi mereka yang memiliki love language ini, penting untuk memahami bahwa physical touch adalah bentuk ekspresi cinta yang sah dan tidak melulu berkaitan dengan hasrat seksual.
Memahami bahasa cinta pasangan dan berkomunikasi secara terbuka tentang preferensi sentuhan dapat membantu memperkuat hubungan dan menciptakan keintiman yang lebih dalam. Dengan pemahaman yang lebih baik, kita dapat lebih menghargai cara pasangan, bahkan orang lain, dalam menunjukkan kasih sayang dan membangun hubungan yang lebih sehat dan harmonis.
(Nurul Lutfia)
Terkini
- 100 Momfluencer Kumpul di Ramadan, Dari Ngonten Bareng hingga Belajar Finansial
- Pelangi di Mars, Film Sci-Fi Anak Indonesia yang Siap Ramaikan Lebaran 2026
- Glam Meet Up Elzatta: Koleksi Sarimbit Baru Terinspirasi Perempuan Tangguh
- Ketika Ramadan Jadi Momen Pria Konsisten Jadi Lebih Baik Bareng
- Liburan ke Singapura? Jangan Lewatkan Kooza, Sirkus Spektakuler yang Bikin Terpukau
- Mindful Beauty: Menemukan Aroma yang Cocok untuk Ritme Hidup Urban
- Benarkah Manifesting Bisa Mengurangi Overthinking?
- Merawat Harapan Lewat Pelangi di Mars
- Masak Tetap Gurih Meski Garam Dikurangi? Ini Rahasia Pintar Para Moms!
- 10 Ide Menu Sahur Praktis: Rasanya Enaknya, Bikinnya Tanpa Ribet